Emas Masih Mendapat Tekanan Dollar

Emas Masih Mendapat Tekanan Dollar — Emas naik tipis pada Selasa karena mata uang bersama Euro mengalami pergerakan keuntungan selama dua hari dengan ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa akan kembali menahan diri untuk memotong suku bunga pada pertemuan dewan gubernur pada pekan ini, sementara kekhawatiran atas durasi tindakan stimulus bank sentral AS masih terus menjadi sorotan pasar.

Sentimen zona Eropa kembali meningkat untuk bulan kelima berturut-turut pada bulan Januari, dengan harapan investor naik ke tingkat tertinggi setalah hampir selama dua tahun tersandera dikarenakan pembelian obligasi Yunani yang sukses dan angka pengangguran Spanyol yang berada di level rendah.

Pejabat penting di Federal Reserve AS pada hari Jumat menyarankan bank sentral untuk menghentikan pembelian aset pada akhir tahun 2013 karena prospek ekonomi di AS yang terlihat semakin membaik. Emas kembali mendapat tekanan mental yang cukup kuat sehingga membuat harga emas sedikit terkerek pada awal tahun 2013. Sebaliknya Gubernur the Fed, Ben Bernanke dan Wakil Ketua, Janet Yellen, dan Presiden Fed New York, William Dudley menegaskan tidak mungkin bagi The Fed untuk mengubah stance kebijakan moneter dalam waktu dekat.

Bank Sentral Eropa dan Bank of England akan mengadakan pertemuan membahas kebijakan moneter bulanan pada hari Kamis. Dengan demikian, investor akan memiliki kesempatan untuk mengubah perhatian mereka untuk melihat bagaimana kedua bank sentral melihat kondisi saat ini ketika ekonomi global masih penuh ketidakpastian.

Pada pergerakan Senin kemarin, perdagangan emas dibuka pada kisaran USD 1651.85 per troy ounce. Sejak pembukaan market, emas sempat menguat tipis dan tertahan di area tertinggi pada kisaran USD 1662.35 per troy ounce. Emas kembali terhempas dengan bergerak ke bawah menuju harga terendah hariannya pada kisaran USD 1642.60 per troy ounce dan akhirnya di tutup pada kisaran USD 1646.60 per troy ounce. Pergerakan emas mengalami kerugian terhadap dollar sebanyak USD 5.25.

Pergerakan emas pada grafik 4 jam-an terlihat berada di bawah indikator simple moving average (SMA) 50 yang merupakan area resistan kuat bagi pergerakan emas. Indikator relative strength index (RSI 14) berada di level  42 dengan memberikan indikasi harga berada dalam kondisi bullish minor. Demikian juga dengan indikator momentum 14 memberikan indikasi akan bergerak bullish.

Pergerakan emas pada grafik 4 jam-an terlihat masih berada tekanan bearish dan saat ini emas masih berada di area support dimana ada kemungkinan harga emas akan bergerak ke atas menguji resistan USD 1664.38 hingga 1684.82 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika support USD 1643.93 per troy ounce ditembus akan membuka potensi emas akan kembali melanjutkan pergerakan bearishnya dengan bergerak menuju support terdekatnya pada kisaran USD 1625.65 per troy ounce.

Demikianlah artikel mengenai Emas Masih Mendapat Tekanan Dollar

Sumber : antamgold.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>